# Words For
Someone …..
“ Ketika saya menolak seseorang yang saya cintai, itu terasa amat
sangat menyakitkan karena itu melawan hati kecil saya, tapi saya juga tidak
mungkin untuk melupakan semua hal yang telah dilkukannya dulu pada saya ”.
” Cerita hidup ini telah di mulai, akan ada banyak peristiwa-peristiwa
yang mungkin tidak kita kehendaki, tetapi saya berharap di akhir cerita saya
nanti akan bahagia ”.
“ Saya ingin kehidupan yang saya alami ini seperti drama yang sudah
pasti di akhir ceritanya akan bahagia walapun pada awal dan tengah ceritanya
menyedihkan……”Happy Ending”……. ”.
“ Semoga peristiwa ini hanyalah sebuah drama saja, tetapi jika
peristiwa yang saya lihat dan saya rasakan ini benar semoga Tuhan memberikan
keikhlasan pada saya untuk merelakan semuanya ”.
“ Kenapa dulu dia menciptakan kata-kata yang begitu indah membuat hati
saya berdebar dan bahagia, tetapi sekarang kenapa dia malah tega meninggalkan
saya begitu saja tanpa memikirkan pengorbanan saya, kenapa dia tidak memikirkan
betapa sakitnya hati ini jika teringat masalalu tapi disisi lain saya sangat
merindukannya “.
“ Semoga dia hanya berpura-pura saja mencintai gadis lain, karena
ketika dulu dia memberikan senyumannya itu pada saya, saya tidak bisa berkutik
lagi dan tidak bisa mencintai laki-laki lain selain dia, saya hanya ingin hidup
bersama dia walapun dulu dia pernah menyakiti hati saya, karena sedikit demi
sedikit saya akan melupakan masalalu itu dan mulai menata hidup dari awal lagi.
Tetapi semua hal itu terasa sulit untuk saya lakukan lagi karena sekarang dia
sudah mencintai gadis yang lebih dari saya ”.
“ Sebuah peritiwa yang amat menyakitkan ketika saya tahu bahwa dia
telah mencintai gadis lain dan dia sendiri yang mengungkapkannya, padahal
selama ini saya sangat berharap kepada dia untuk bisa menjalani hubungan
seperti dulu lagi, walapun akan memakan waktu yang agak lama untuk bisa sepreti
itu lagi karena saya disini juga berusaha melupakan kejadian pahit yang
menyebabkan kita berpisah “.
“ Disini saya merasa seperti orang yang sangat jahat karena saya menjalani hubungan yang
dilandasi dengan rasa kasihan dan balas budi saja dengan dia dan semua itu tanpa dia sadari, dia hanya tahu bahwa
saya sangat mencintainya, padahal saya tidak bisa lepas dari masa lalu saya,
saya sangat mencintai kekasih saya yang dulu dan tidak ada laki-laki yang bisa
menggantikannya, tapi disisi lain saya juga tidak tega jika melihat pasangan
saya senang karena kebohongan yang telah saya buat tetapi hati ini susah sekali
untuk mencintainya sepenuh hati, dan hati ini susah sekali untuk mengingkari
bahwa saya sangat mencintai kekasih saya yang dulu, sekarang saya seperti orang bodoh yang
terjebak di dalam nostalgianya sendiri “.
“ Bagaimana caranya agar kamu tahu bahwa aku sangat merindukan dan
menyayangi
mu, kenapa kamu tidak peka
terhadap pandangan mataku ini yang sangat memperlihatkan bahwa aku ingin
menangis di pelukanmu dan aku tidak mau jika kamu pergi lagi “.
“ Walapun aku sudah punya pasangan baru tetapi aku melakukan ini karena
terpaksa dan perlu kamu ketahui sesungguhnya aku hanya mencintaimu dan berharap
suatu hari nanti akan menjadi pasangan seperti dulu lagi bahkan lebih baik dari
dulu “.
“ Jika saya melihat orang lain berpasangan kenapa hati saya sering kali
merasakan sedih padahal saya sudah punya pasangan, kenapa seaka-akan pasangan
yang saya tidak bisa membuat hati saya gembira seperti dulu padahal dia sudah
melakukan yang terbaik untuk saya, mungkinkah ini yang dinamakn terjebak di
ruang nostalgia? “.
“ ketika hati saya dipaksa untuk menjalani hubungan yang tidak saya
inginkan dan melihat orang yang saya inginkan dengan orang lain itu bagaikan
jarum berkarat yang menancab dalam jantung. Tetapi disisi lain saya juga tidak
mungkin menyakiti hati pasangan saya yang amat sangat baik pada saya setelah
hati saya di sakiti oleh orang yang sangat saya sayangi sendiri “.
“ Apakah dia ingat ketika dia terpuruk siapa yang selalu menghiburnya?,
kenapa dia tidak mengerti posisi saya saat itu?, kenapa dia tidak memberikan
kesempatan kepada saya untuk memperbaiki semuanya?, kenapa dia selalu egois?,
kurang sabarkah saya menghadapi dia yang seperti itu?, kenapa dia selalu tidak
menghargai saya?, kenapa dia tidak menanyakan perasaan saya pada saat dia sibuk
di luar sana?, apa dia tau perasaan saya ketika dia bahagia dengan
teman-temannya dan membuat saya menunggu seperti orang yang bodoh ?, apakah dia
tau perasaan saya ketika dulu dia tidak memperdulikan rasa rindu saya
kepadanya?, kenapa dia selalu salah paham pada saya?, Kenapa dia dulu meninggalkan
saya?, kenapa dia hadir disaat saya
sedang berusaha melupakannya?, kenapa dia hadir disaat saya sudah bersama orang
lain?, kemana saja dia selama ini?, apakah dia tahu perasaan saya sekarang?,
apakah dia tahu bahwa sekarang batin saya terasa amat sangat sakit karena
mencoba untuk melupakan dia dan mencoba untuk mencintai orang lain?, kenapa
ketika saya sudah mulai percaya lagi dia malah membuat pengakuan bahwa dia suka
pada gadis lain?, apakah dia tahu bahwa pernyataan nya itu membuat hati saya
benar-benar hancur?, dan apakah dia tahu rasa trauma yang saya alami setelah
perlakuannya itu?,
saya hanya berharap kita bisa bertemu lagi dan menjelaskan semuanya “.
“ Tuhan saya mohon berikanlah saya kesempatan untuk dapat bersamanya
lagi sebelum saya meninggal, berikanlah dia petunjuk bahwa disini saya
menunggunya dan berharap menjadi pendampingnya lagi, tapi Tuhan jangan biarkan
saya terpuruk dalam penantian ini “.