Rabu, 05 November 2014

# Words For Someone …..

“ Ketika saya menolak seseorang yang saya cintai, itu terasa amat sangat menyakitkan karena itu melawan hati kecil saya, tapi saya juga tidak mungkin untuk melupakan semua hal yang telah dilkukannya dulu pada saya ”.

” Cerita hidup ini telah di mulai, akan ada banyak peristiwa-peristiwa yang mungkin tidak kita kehendaki, tetapi saya berharap di akhir cerita saya nanti akan bahagia ”.

“ Saya ingin kehidupan yang saya alami ini seperti drama yang sudah pasti di akhir ceritanya akan bahagia walapun pada awal dan tengah ceritanya menyedihkan……”Happy Ending”……. ”.

“ Semoga peristiwa ini hanyalah sebuah drama saja, tetapi jika peristiwa yang saya lihat dan saya rasakan ini benar semoga Tuhan memberikan keikhlasan pada saya untuk merelakan semuanya ”.

“ Kenapa dulu dia menciptakan kata-kata yang begitu indah membuat hati saya berdebar dan bahagia, tetapi sekarang kenapa dia malah tega meninggalkan saya begitu saja tanpa memikirkan pengorbanan saya, kenapa dia tidak memikirkan betapa sakitnya hati ini jika teringat masalalu tapi disisi lain saya sangat merindukannya “.

“ Semoga dia hanya berpura-pura saja mencintai gadis lain, karena ketika dulu dia memberikan senyumannya itu pada saya, saya tidak bisa berkutik lagi dan tidak bisa mencintai laki-laki lain selain dia, saya hanya ingin hidup bersama dia walapun dulu dia pernah menyakiti hati saya, karena sedikit demi sedikit saya akan melupakan masalalu itu dan mulai menata hidup dari awal lagi. Tetapi semua hal itu terasa sulit untuk saya lakukan lagi karena sekarang dia sudah mencintai gadis yang lebih dari saya ”.

“ Sebuah peritiwa yang amat menyakitkan ketika saya tahu bahwa dia telah mencintai gadis lain dan dia sendiri yang mengungkapkannya, padahal selama ini saya sangat berharap kepada dia untuk bisa menjalani hubungan seperti dulu lagi, walapun akan memakan waktu yang agak lama untuk bisa sepreti itu lagi karena saya disini juga berusaha melupakan kejadian pahit yang menyebabkan kita berpisah “.

“ Disini saya merasa seperti orang yang sangat  jahat karena saya menjalani hubungan yang dilandasi dengan rasa kasihan dan balas budi saja dengan dia dan semua  itu tanpa dia sadari, dia hanya tahu bahwa saya sangat mencintainya, padahal saya tidak bisa lepas dari masa lalu saya, saya sangat mencintai kekasih saya yang dulu dan tidak ada laki-laki yang bisa menggantikannya, tapi disisi lain saya juga tidak tega jika melihat pasangan saya senang karena kebohongan yang telah saya buat tetapi hati ini susah sekali untuk mencintainya sepenuh hati, dan hati ini susah sekali untuk mengingkari bahwa saya sangat mencintai kekasih saya yang dulu,  sekarang saya seperti orang bodoh yang terjebak di dalam nostalgianya sendiri “.
“ Bagaimana caranya agar kamu tahu bahwa aku sangat merindukan dan menyayangi
 mu, kenapa kamu tidak peka terhadap pandangan mataku ini yang sangat memperlihatkan bahwa aku ingin menangis di pelukanmu dan aku tidak mau jika kamu pergi lagi “.

“ Walapun aku sudah punya pasangan baru tetapi aku melakukan ini karena terpaksa dan perlu kamu ketahui sesungguhnya aku hanya mencintaimu dan berharap suatu hari nanti akan menjadi pasangan seperti dulu lagi bahkan lebih baik dari dulu “.

“ Jika saya melihat orang lain berpasangan kenapa hati saya sering kali merasakan sedih padahal saya sudah punya pasangan, kenapa seaka-akan pasangan yang saya tidak bisa membuat hati saya gembira seperti dulu padahal dia sudah melakukan yang terbaik untuk saya, mungkinkah ini yang dinamakn terjebak di ruang nostalgia? “.

“ ketika hati saya dipaksa untuk menjalani hubungan yang tidak saya inginkan dan melihat orang yang saya inginkan dengan orang lain itu bagaikan jarum berkarat yang menancab dalam jantung. Tetapi disisi lain saya juga tidak mungkin menyakiti hati pasangan saya yang amat sangat baik pada saya setelah hati saya di sakiti oleh orang yang sangat saya sayangi sendiri “.

“ Apakah dia ingat ketika dia terpuruk siapa yang selalu menghiburnya?, kenapa dia tidak mengerti posisi saya saat itu?, kenapa dia tidak memberikan kesempatan kepada saya untuk memperbaiki semuanya?, kenapa dia selalu egois?, kurang sabarkah saya menghadapi dia yang seperti itu?, kenapa dia selalu tidak menghargai saya?, kenapa dia tidak menanyakan perasaan saya pada saat dia sibuk di luar sana?, apa dia tau perasaan saya ketika dia bahagia dengan teman-temannya dan membuat saya menunggu seperti orang yang bodoh ?, apakah dia tau perasaan saya ketika dulu dia tidak memperdulikan rasa rindu saya kepadanya?, kenapa dia selalu salah paham pada saya?, Kenapa dia dulu meninggalkan saya?,  kenapa dia hadir disaat saya sedang berusaha melupakannya?, kenapa dia hadir disaat saya sudah bersama orang lain?, kemana saja dia selama ini?, apakah dia tahu perasaan saya sekarang?, apakah dia tahu bahwa sekarang batin saya terasa amat sangat sakit karena mencoba untuk melupakan dia dan mencoba untuk mencintai orang lain?, kenapa ketika saya sudah mulai percaya lagi dia malah membuat pengakuan bahwa dia suka pada gadis lain?, apakah dia tahu bahwa pernyataan nya itu membuat hati saya benar-benar hancur?, dan apakah dia tahu  rasa trauma yang saya alami setelah perlakuannya itu?,
saya hanya berharap kita bisa bertemu lagi dan menjelaskan semuanya “.


“ Tuhan saya mohon berikanlah saya kesempatan untuk dapat bersamanya lagi sebelum saya meninggal, berikanlah dia petunjuk bahwa disini saya menunggunya dan berharap menjadi pendampingnya lagi, tapi Tuhan jangan biarkan saya terpuruk dalam penantian ini “.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar